Minggu, 29 Juni 2025

Alasan Bumi Bersaksi: Tafsir Az-Zalzalah Ayat 5



Tafsir Surat Az-Zalzalah Ayat 5 Menurut Ibnu Katsir

Surat Az-Zalzalah ayat 5 berbunyi:

بِأَنَّ رَبَّكَ أَوْحَىٰ لَهَا

Arab-Latin: Bi`anna rabbaka auḥā lahā

Artinya: Karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya.

Menurut Tafsir Ibnu Katsir, ayat ini menjelaskan alasan mengapa bumi pada hari kiamat bisa menceritakan semua beritanya (sebagaimana disebutkan dalam ayat 4 sebelumnya). Penjelasan ini sangat singkat namun padat maknanya: karena Allah SWT telah memerintahkan atau mewahyukan hal tersebut kepadanya.

Ibnu Katsir menafsirkan kata "أَوْحَىٰ لَهَا" (auḥā lahā) yang secara harfiah berarti "mewahyukan kepadanya" sebagai perintah langsung dari Allah kepada bumi. Ini bukan wahyu dalam artian kenabian kepada seorang Rasul, melainkan sebuah bentuk perintah ilahi yang menggerakkan bumi untuk melakukan hal yang luar biasa tersebut.

Dengan kata lain, bumi dapat berbicara dan mengeluarkan seluruh isi serta ceritanya bukan karena kekuatan intrinsiknya sendiri, melainkan karena kekuasaan dan perintah mutlak dari Allah Ta'ala. Allah adalah Dzat yang Maha Berkuasa, yang mampu membuat benda mati sekalipun tunduk dan melaksanakan perintah-Nya.

Ayat ini memperkuat pemahaman kita tentang:

  1. Kemahakuasaan Allah: Tidak ada sesuatu pun di alam semesta yang tidak tunduk kepada perintah dan kehendak-Nya. Bumi yang begitu besar dan kokoh pun patuh sepenuhnya.

  2. Kejelasan Bukti: Kesaksian bumi ini adalah bukti yang paling gamblang dan tak terbantahkan di hari perhitungan, karena ia adalah hasil dari perintah langsung Allah, bukan rekayasa atau kebetulan.

  3. Kebenaran Janji Allah: Apa yang telah Allah janjikan tentang Hari Kiamat dan pertanggungjawaban akan benar-benar terjadi, dan Allah memiliki cara-Nya sendiri untuk mewujudkannya.

Jadi, ketika manusia bertanya "Mengapa bumi (menjadi begini)?" (ayat 3), jawabannya adalah "Karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya" (ayat 5). Ini adalah penegasan bahwa semua peristiwa dahsyat di hari kiamat adalah bagian dari rencana dan kehendak ilahi.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fenomena Telur Berembrio: Eksotisme Kuliner atau Makanan Haram?

Antara Eksotisme Kuliner dan Syariat: Bagaimana Islam Memandang Telur Berembrio? Pernahkah Anda mendengar tentang Balut ? Di Filipina atau b...