Ayat selanjutnya setelah Surat Al-Lail ayat 20 adalah Surat Al-Lail ayat 21. Ayat ini merupakan penutup dari surat Al-Lail dan memberikan kabar gembira tentang balasan akhir bagi orang yang paling bertakwa.
Teks dan Arti Ayat
Ayat Arab: وَلَسَوْفَ يَرْضَىٰ
Transliterasi Latin: Wa lasaufa yarḍā
Artinya: "Dan kelak dia benar-benar akan mendapatkan keridaan (dari Allah)."
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 21 ini adalah kesimpulan yang indah dan penuh janji dari seluruh perbandingan antara dua jenis manusia dalam Surat Al-Lail. Ini adalah balasan akhir bagi orang yang menafkahkan hartanya semata-mata karena mencari keridaan Allah (sebagaimana disebutkan pada ayat 20).
Menurut Ibnu Katsir, makna dari ayat ini adalah:
Kepastian Rida Allah: Penggunaan kata lasaufa (benar-benar akan) memberikan penegasan yang kuat dan jaminan dari Allah bahwa hamba yang tulus tersebut pasti akan mendapatkan keridaan-Nya. Ini adalah puncak dari segala kenikmatan.
Balasan yang Sempurna: Keridaan yang didapatkan di sini adalah balasan yang tertinggi dan paling sempurna. Itu bukan hanya berarti masuk surga, tetapi juga merasa puas sepenuhnya dengan semua yang telah Allah berikan kepadanya. Keridaan ini mencakup semua kenikmatan abadi di surga dan yang paling utama, yaitu melihat wajah Allah SWT.
Keseimbangan Surat: Ayat ini menutup perbandingan dua kelompok. Jika kelompok yang celaka diancam dengan neraka yang menyala-nyala (ayat 14-16), maka kelompok yang bertakwa dijamin dengan keselamatan dari neraka (ayat 17) dan keridaan abadi dari Tuhan mereka.
Secara keseluruhan, Tafsir Ibnu Katsir menekankan bahwa ayat 21 ini adalah penutup janji kebahagiaan bagi mereka yang hidupnya didasari oleh memberi, bertakwa, dan berjuang hanya demi mencari keridaan Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar