Berikut adalah tafsir lengkap Ibnu Katsir untuk Surat Al-‘Ashr ayat 3, yaitu firman Allah:
"إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ"
"Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh serta saling menasihati dalam kebenaran dan saling menasihati dalam kesabaran."
Tafsir Ibnu Katsir – Surah Al-‘Ashr Ayat 3
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Surat Al-‘Ashr secara keseluruhan adalah peringatan Allah tentang pentingnya waktu dan kerugian besar yang akan menimpa manusia secara umum — kecuali bagi mereka yang memiliki empat sifat utama, sebagaimana disebutkan dalam ayat ketiga ini:
1. "إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا" (Kecuali orang-orang yang beriman)
Ibnu Katsir menjelaskan bahwa iman adalah fondasi utama yang menyelamatkan seseorang dari kerugian. Iman di sini mencakup keyakinan yang benar terhadap Allah, Rasul-Nya, kitab-kitab-Nya, malaikat-malaikat, hari akhir, dan takdir — baik maupun buruk.
“Ini adalah keimanan yang benar, yang tertanam dalam hati dan dibenarkan oleh amal perbuatan.”
2. "وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ" (dan mengerjakan amal saleh)
Amal saleh adalah perbuatan yang dilakukan dengan ikhlas karena Allah dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ. Menurut Ibnu Katsir, iman yang benar harus dibarengi dengan amal saleh, karena iman tanpa amal adalah cacat, dan amal tanpa iman tidak diterima.
“Amal saleh meliputi seluruh bentuk ketaatan yang lahir dan batin, seperti shalat, zakat, puasa, haji, berkata baik, dan lainnya.”
3. "وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ" (dan saling menasihati dalam kebenaran)
Ibnu Katsir menafsirkan bahwa ini mencakup dakwah kepada agama Allah, memerintahkan kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar. Mereka saling mendorong untuk tetap berada di jalan yang benar.
“Kebenaran (al-haqq) mencakup keimanan dan amal saleh, serta seluruh ajaran Islam yang benar.”
4. "وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ" (dan saling menasihati dalam kesabaran)
Menurut Ibnu Katsir, ini merujuk pada kesabaran dalam ketaatan kepada Allah, dalam meninggalkan larangan-Nya, dan dalam menghadapi takdir yang menyakitkan. Orang-orang yang selamat dari kerugian adalah mereka yang tidak hanya sabar sendiri, tetapi juga menyemangati orang lain untuk bersabar.
Kesimpulan Tafsir Ibnu Katsir Surat Al-‘Ashr:
Imam Asy-Syafi’i (rahimahullah) pernah berkata:
“Seandainya Allah tidak menurunkan hujjah kepada makhluk-Nya selain surat ini, maka itu sudah cukup bagi mereka.”
Ibnu Katsir menegaskan bahwa surat ini mencakup seluruh prinsip keberuntungan dan keselamatan manusia, yaitu iman, amal, dakwah, dan kesabaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar