๐ QS. At-Takatsur Ayat 4
ุซُู َّ ََّููุง ุณََْูู ุชَุนَْูู َُูู
"Kemudian sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui."
๐ Tafsir Ibnu Katsir – Penjelasan Lengkap:
Ibnu Katsir menguraikan bahwa:
-
Ayat ini adalah pengulangan ancaman dari ayat sebelumnya (ayat ke-3: "ََّููุง ุณََْูู ุชَุนَْูู َُูู").
-
Pengulangan dalam bahasa Arab seperti ini menunjukkan penegasan dan penguatan atas peringatan.
-
Artinya: “Kemudian, kalian benar-benar akan mengetahui akibat dari kesibukan kalian dalam dunia dan kelalaian terhadap akhirat.”
Ibnu Katsir berkata:
"Ini adalah penegasan atas peringatan sebelumnya. Kedua ayat ini menunjukkan peringatan keras dan ancaman terhadap orang-orang yang melalaikan tujuan akhir kehidupan mereka, yaitu bertemu dengan Allah dan hisab."
๐ Penekanan dari Kalimat:
-
ุซُู َّ (thumma): Menunjukkan tahapan berikutnya, yakni setelah manusia mengalami kematian dan kebangkitan.
-
ََّููุง (kallฤ): Penolakan tegas — artinya “sekali-kali tidak!”, yakni jangan kalian teruskan kelalaian dan kebanggaan kalian terhadap dunia!
-
ุณََْูู ุชَุนَْูู َُูู: Suatu saat nanti kalian akan mengetahui dengan pasti betapa besar kesalahan kalian karena lebih mencintai dunia.
๐ Penafsiran Lanjutan:
Ibnu Katsir dan sebagian mufassir lain menyatakan bahwa:
-
Ayat ini bisa merujuk pada pengetahuan yang akan diperoleh saat sakaratul maut, alam kubur, atau hari kiamat.
-
Saat itu manusia akan menyadari bahwa mereka telah tertipu oleh kehidupan dunia, namun penyesalan mereka sudah tidak bermanfaat lagi.
“Ini seperti firman Allah dalam QS. Al-A’raaf: 53:
‘Apakah mereka menanti-nanti selain dari (terjadinya) kebenaran itu? Hari yang padanya datang kebenaran itu, orang-orang yang melupakannya akan berkata: Sungguh, telah datang rasul-rasul Tuhan kami membawa yang hak, maka adakah bagi kami pemberi syafaat…’”
๐ง Pelajaran dari Ayat Ini (Menurut Ibnu Katsir dan Ulama Lain):
-
Peringatan yang Berulang = Ancaman Serius
Ucapan Allah yang berulang dua kali dalam ayat 3 dan 4 menandakan bahwa kesalahan manusia terhadap dunia sangat berat dampaknya, dan Allah tidak main-main dalam memperingatkan. -
Kelalaian terhadap akhirat = Bahaya besar
Orang yang terus hidup mengejar dunia, pamer kekayaan, bersaing dalam jumlah harta, dan lupa pada kematian akan menyesal pada waktunya. -
Ayat ini juga mendorong untuk segera bertaubat dan memperbaiki amal — sebelum datang saat di mana pengetahuan itu tak lagi menyelamatkan.
✍️ Penutup Renungan:
Ketika Allah mengulang ancaman-Nya dalam dua ayat berturut-turut, itu bukan sekadar gaya bahasa — itu adalah peringatan terakhir bagi hati yang masih keras.
Jangan sampai kita mengetahui kebenaran saat sudah tidak bisa kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar