Sabtu, 17 Mei 2025

Tafsir Alquran Surat At Takatsur ayat 4 : Peringatan Keras dari Allah



๐Ÿ“– QS. At-Takatsur Ayat 4

ุซُู…َّ ูƒَู„َّุง ุณَูˆْูَ ุชَุนْู„َู…ُูˆู†َ
"Kemudian sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui."


๐Ÿ“š Tafsir Ibnu Katsir – Penjelasan Lengkap:

Ibnu Katsir menguraikan bahwa:

  • Ayat ini adalah pengulangan ancaman dari ayat sebelumnya (ayat ke-3: "ูƒَู„َّุง ุณَูˆْูَ ุชَุนْู„َู…ُูˆู†َ").

  • Pengulangan dalam bahasa Arab seperti ini menunjukkan penegasan dan penguatan atas peringatan.

  • Artinya: “Kemudian, kalian benar-benar akan mengetahui akibat dari kesibukan kalian dalam dunia dan kelalaian terhadap akhirat.”

Ibnu Katsir berkata:
"Ini adalah penegasan atas peringatan sebelumnya. Kedua ayat ini menunjukkan peringatan keras dan ancaman terhadap orang-orang yang melalaikan tujuan akhir kehidupan mereka, yaitu bertemu dengan Allah dan hisab."

๐Ÿ“Œ Penekanan dari Kalimat:

  • ุซُู…َّ (thumma): Menunjukkan tahapan berikutnya, yakni setelah manusia mengalami kematian dan kebangkitan.

  • ูƒَู„َّุง (kallฤ): Penolakan tegas — artinya “sekali-kali tidak!”, yakni jangan kalian teruskan kelalaian dan kebanggaan kalian terhadap dunia!

  • ุณَูˆْูَ ุชَุนْู„َู…ُูˆู†َ: Suatu saat nanti kalian akan mengetahui dengan pasti betapa besar kesalahan kalian karena lebih mencintai dunia.


๐Ÿ“˜ Penafsiran Lanjutan:

Ibnu Katsir dan sebagian mufassir lain menyatakan bahwa:

  • Ayat ini bisa merujuk pada pengetahuan yang akan diperoleh saat sakaratul maut, alam kubur, atau hari kiamat.

  • Saat itu manusia akan menyadari bahwa mereka telah tertipu oleh kehidupan dunia, namun penyesalan mereka sudah tidak bermanfaat lagi.

“Ini seperti firman Allah dalam QS. Al-A’raaf: 53:
‘Apakah mereka menanti-nanti selain dari (terjadinya) kebenaran itu? Hari yang padanya datang kebenaran itu, orang-orang yang melupakannya akan berkata: Sungguh, telah datang rasul-rasul Tuhan kami membawa yang hak, maka adakah bagi kami pemberi syafaat…’


๐Ÿง  Pelajaran dari Ayat Ini (Menurut Ibnu Katsir dan Ulama Lain):

  1. Peringatan yang Berulang = Ancaman Serius
    Ucapan Allah yang berulang dua kali dalam ayat 3 dan 4 menandakan bahwa kesalahan manusia terhadap dunia sangat berat dampaknya, dan Allah tidak main-main dalam memperingatkan.

  2. Kelalaian terhadap akhirat = Bahaya besar
    Orang yang terus hidup mengejar dunia, pamer kekayaan, bersaing dalam jumlah harta, dan lupa pada kematian akan menyesal pada waktunya.

  3. Ayat ini juga mendorong untuk segera bertaubat dan memperbaiki amal — sebelum datang saat di mana pengetahuan itu tak lagi menyelamatkan.


✍️ Penutup Renungan:

Ketika Allah mengulang ancaman-Nya dalam dua ayat berturut-turut, itu bukan sekadar gaya bahasa — itu adalah peringatan terakhir bagi hati yang masih keras.
Jangan sampai kita mengetahui kebenaran saat sudah tidak bisa kembali.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fenomena Telur Berembrio: Eksotisme Kuliner atau Makanan Haram?

Antara Eksotisme Kuliner dan Syariat: Bagaimana Islam Memandang Telur Berembrio? Pernahkah Anda mendengar tentang Balut ? Di Filipina atau b...