Surah Al-Alaq ayat 11 berbunyi:
أَرَأَيْتَ إِن كَانَ عَلَى الْهُدَىٰٓ
(A raaita ing kāna ‘alal-hudā)
"Bagaimana pendapatmu jika orang yang dilarang itu berada di atas kebenaran,"
Menurut Tafsir Ibnu Katsir, ayat ini merupakan kelanjutan dari kecaman terhadap Abu Jahal yang melarang Nabi Muhammad ﷺ shalat. Ayat ini adalah pertanyaan retoris dari Allah SWT yang bertujuan untuk menegaskan kebenaran posisi Nabi Muhammad ﷺ.
Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Allah seolah-olah bertanya kepada Abu Jahal (dan orang-orang yang sepertinya): "Bagaimana pandanganmu jika orang yang kamu larang (yaitu Nabi Muhammad ﷺ) itu sebenarnya berada di atas petunjuk yang benar dari Tuhannya?"
Ayat ini menyoroti kontras yang tajam antara perbuatan zalim Abu Jahal yang melarang kebaikan, dengan posisi Nabi Muhammad ﷺ yang berada di jalan yang lurus dan benar. Ini adalah bentuk celaan keras dari Allah kepada Abu Jahal, yang tidak hanya menghalangi kebaikan tetapi juga melakukannya terhadap seseorang yang jelas-jelas berada di atas petunjuk dan kebenaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar