Rabu, 23 Juli 2025

Ketika Nabi Muhammad Shalat di Depan Ka'bah : Tafsir Surat Al Alaq ayat 10


Surah Al-Alaq ayat 10 berbunyi:

عَبْدًا إِذَا صَلَّىٰ

('abdan iżā ṣallā)

"seorang hamba ketika dia mengerjakan shalat,"

Menurut Tafsir Ibnu Katsir, ayat ini merupakan kelanjutan dari ayat sebelumnya (ayat 9) yang menanyakan: "Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,". Ayat 10 ini kemudian menjelaskan siapa yang dilarang tersebut, yaitu "seorang hamba ketika dia mengerjakan shalat."

Para ulama tafsir, termasuk Ibnu Katsir, sepakat bahwa "seorang hamba" yang dimaksud di sini adalah Nabi Muhammad ﷺ. Ayat ini secara spesifik merujuk pada peristiwa di mana Abu Jahal mengancam dan berusaha menghalangi Nabi Muhammad ﷺ untuk shalat di dekat Ka'bah.

Ibnu Katsir menyoroti keheranan dan celaan Allah terhadap tindakan Abu Jahal yang menghalangi seorang hamba-Nya yang sedang beribadah, mendekatkan diri kepada Tuhan yang telah memberinya kehidupan dan kecukupan. Ini menunjukkan betapa besar dosa dan kebodohan orang yang menghalangi kebaikan dan ketaatan kepada Allah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fenomena Telur Berembrio: Eksotisme Kuliner atau Makanan Haram?

Antara Eksotisme Kuliner dan Syariat: Bagaimana Islam Memandang Telur Berembrio? Pernahkah Anda mendengar tentang Balut ? Di Filipina atau b...