Selasa, 22 Juli 2025

Surah Al-Alaq Ayat 9: Gambaran Penolakan Terhadap Kebenaran


Surah Al-Alaq ayat 9 berbunyi:

أَرَأَيْتَ الَّذِي يَنْهَىٰ

(A ra`aita alladzī yanhā)

"Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,"

Menurut Tafsir Ibnu Katsir, ayat ini merujuk kepada Abu Jahal. Ayat ini diturunkan berkaitan dengan sikap Abu Jahal yang mengancam Nabi Muhammad ﷺ apabila beliau melakukan shalat di Baitullah (Ka'bah).

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Allah SWT bertanya kepada Nabi Muhammad (dan secara umum kepada setiap orang) tentang keheranan terhadap orang yang melarang seseorang beribadah kepada Allah. Dalam konteks ini, yang melarang adalah Abu Jahal, dan yang dilarang adalah Nabi Muhammad ﷺ ketika beliau shalat.

Ayat ini merupakan awal dari serangkaian ayat (9-19) yang mengutuk tindakan Abu Jahal yang melarang Nabi Muhammad ﷺ shalat. Ibnu Katsir menyoroti bagaimana Abu Jahal, dengan kesombongan dan kebodohannya, berusaha menghalangi kebaikan dan ibadah.

Secara ringkas, Tafsir Ibnu Katsir untuk ayat 9 ini adalah:

  • Ayat ini adalah pertanyaan retoris yang mengecam perbuatan orang yang melarang (yaitu Abu Jahal).

  • Yang dilarang adalah seorang hamba (yaitu Nabi Muhammad ﷺ) ketika sedang melaksanakan shalat.

  • Ini menunjukkan betapa tercelanya perbuatan menghalangi orang lain untuk beribadah kepada Allah, terutama ketika orang yang beribadah itu berada di atas kebenaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fenomena Telur Berembrio: Eksotisme Kuliner atau Makanan Haram?

Antara Eksotisme Kuliner dan Syariat: Bagaimana Islam Memandang Telur Berembrio? Pernahkah Anda mendengar tentang Balut ? Di Filipina atau b...