Tafsir Surah Al-Alaq Ayat 15 Menurut Ibnu Katsir
Surah Al-Alaq ayat 15 berbunyi:
كَلَّا لَئِن لَّمْ يَنتَهِ لَنَسْفَعًا بِالنَّاصِيَةِ
(Kallā la`il lam yantahi lanasfa'am bin-nāṣiyah)
"Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya,"
Menurut Tafsir Ibnu Katsir, ayat ini adalah kelanjutan dari ancaman dan peringatan keras yang ditujukan kepada Abu Jahal (dan setiap orang yang berani menghalangi kebenaran dan kebaikan). Setelah Allah mengingatkan bahwa Dia Maha Melihat segala perbuatan (ayat 14), kini Allah memberikan ancaman konkret:
"كَلَّا" (Sekali-kali tidak! / Jangan sekali-kali!): Kata ini merupakan penolakan tegas terhadap perbuatan Abu Jahal yang melampaui batas dan menghalangi Nabi Muhammad ﷺ. Ini juga berfungsi sebagai larangan bagi Nabi untuk menuruti kehendak Abu Jahal.
"لَئِن لَّمْ يَنتَهِ" (Sungguh, jika dia tidak berhenti): Ini adalah syarat yang menunjukkan bahwa jika Abu Jahal tidak menghentikan perbuatan buruknya (yaitu melarang shalat, mendustakan, dan berpaling dari kebenaran), maka akan ada konsekuensi yang sangat berat.
"لَنَسْفَعًا بِالنَّاصِيَةِ" (niscaya Kami tarik ubun-ubunnya): Frasa ini mengandung ancaman yang sangat keras. "Ubun-ubun" (An-Naashiyah) adalah bagian depan kepala, yang secara simbolis sering dikaitkan dengan kehormatan, kendali, dan kepemimpinan. Menarik ubun-ubun seseorang berarti menghinakannya, merendahkannya, dan menyeretnya dengan paksa. Dalam konteks ini, Ibnu Katsir dan para mufasir lain menafsirkan bahwa ini bisa berarti:
Akan diseret ke neraka: Ubun-ubunnya akan ditarik dan diseret dengan paksa ke dalam neraka pada Hari Kiamat.
Akan dihinakan dan dikuasai: Kekuatan dan kehormatannya akan dihancurkan, dan ia akan berada di bawah kendali Allah sepenuhnya, tanpa daya.
Akan dibinasakan di dunia: Ada juga penafsiran bahwa ini bisa merujuk pada kehinaan dan kebinasaan yang akan menimpanya di dunia, seperti yang terjadi pada Abu Jahal dalam Perang Badar.
Ayat ini menunjukkan kemurkaan Allah terhadap orang-orang yang sombong, mendustakan, dan menghalangi jalan kebenaran. Ini adalah peringatan yang sangat serius akan balasan yang akan diterima oleh para penentang kebenaran jika mereka tidak segera menghentikan perbuatan zalim mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar