Senin, 29 September 2025

Al-Lail Ayat 13: Kekuasaan Allah atas Dunia dan Akhirat


Dalam Tafsir Ibnu Katsir, Surat Al-Lail ayat 13 dijelaskan sebagai berikut:


Teks dan Arti Ayat

  • Ayat Arab: وَإِنَّ لَنَا لَلْآخِرَةَ وَالْأُولَىٰ

  • Transliterasi Latin: Wa inna lanā lal-ākhirata wal-ūlā

  • Artinya: "Dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia."


Tafsir Ibnu Katsir

Menurut Ibnu Katsir, ayat ini adalah penegasan atas kekuasaan dan kepemilikan penuh Allah SWT atas segala sesuatu, baik di dunia (al-ūlā) maupun di akhirat (al-ākhirah). Ayat ini datang setelah Allah menjelaskan bahwa Dia-lah satu-satunya Pemberi petunjuk.

Tafsir Ibnu Katsir menjelaskan beberapa poin penting dari ayat ini:

  1. Kepemilikan Mutlak: Ayat ini menegaskan bahwa Allah adalah pemilik dan penguasa mutlak atas seluruh alam semesta. Baik kehidupan pertama (dunia) maupun kehidupan yang akan datang (akhirat) berada dalam genggaman dan kekuasaan-Nya.

  2. Kekuasaan untuk Memberi Balasan: Karena Allah memiliki keduanya, Dia memiliki hak penuh untuk memberikan balasan di kedua alam tersebut. Dia memberikan kenikmatan atau kesulitan di dunia, dan yang paling penting, Dia-lah yang akan memberikan ganjaran (surga) atau hukuman (neraka) di akhirat. Ini menjadi penekanan bahwa apa pun yang didapatkan manusia di dunia hanyalah pinjaman, dan balasan sejati hanya datang dari Allah di akhirat.

  3. Melengkapi Konsep Petunjuk: Ayat ini melengkapi makna ayat 12. Setelah Allah menegaskan bahwa Dia yang memberi petunjuk, ayat 13 ini menjelaskan mengapa petunjuk-Nya begitu penting—karena Dia-lah satu-satunya yang menguasai takdir di dunia dan akhirat. Manusia tidak bisa lari dari kekuasaan-Nya.

Dengan demikian, ayat ini berfungsi sebagai penegasan akhir akan kedaulatan Allah. Ini adalah pengingat bahwa tujuan hidup di dunia harus berorientasi pada akhirat, karena segala sesuatu kembali kepada kekuasaan Allah yang Maha Kuasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fenomena Telur Berembrio: Eksotisme Kuliner atau Makanan Haram?

Antara Eksotisme Kuliner dan Syariat: Bagaimana Islam Memandang Telur Berembrio? Pernahkah Anda mendengar tentang Balut ? Di Filipina atau b...