Selasa, 30 September 2025

Al-Lail Ayat 15: Neraka Hanya untuk Orang yang Paling Celaka


Dalam Tafsir Ibnu Katsir, Surat Al-Lail ayat 15 dijelaskan sebagai berikut:


Teks dan Arti Ayat

  • Ayat Arab: لَا يَصْلَاهَا إِلَّا الْأَشْقَى

  • Transliterasi Latin: Lā yaṣlāhā illal-asyqā

  • Artinya: "Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka."


Tafsir Ibnu Katsir

Ayat ini adalah kelanjutan dari peringatan pada ayat sebelumnya, yang mengancam dengan neraka yang menyala-nyala. Ayat ini secara spesifik menyebutkan siapa yang akan masuk ke dalam neraka tersebut.

Menurut Ibnu Katsir, makna dari ayat ini adalah:

  1. "Tidak Ada yang Masuk ke Dalamnya kecuali Orang yang Paling Celaka": Kata al-asyqā (orang yang paling celaka) adalah bentuk isim tafdhil (superlatif), yang berarti "yang paling celaka" atau "yang paling sengsara." Ibnu Katsir menafsirkannya sebagai orang yang benar-benar kafir, yang telah mencapai puncak kekafiran dan pendustaan.

  2. Identifikasi "Orang yang Paling Celaka": Siapakah orang yang paling celaka ini? Ibnu Katsir mengaitkannya dengan karakteristik yang telah disebutkan pada ayat-ayat sebelumnya, yaitu mereka yang:

    • Mendustakan kebenaran: Mereka tidak percaya pada adanya hari kebangkitan, hari perhitungan, dan adanya surga serta neraka.

    • Berpaling dari keimanan: Mereka berpaling dari ajaran Allah dan Rasul-Nya, tidak mau mengikuti petunjuk, dan lebih memilih jalan hawa nafsu.

  3. Keterkaitan dengan Ayat-Ayat Sebelumnya: Ayat 15 ini merupakan balasan akhir dari orang yang kikir, merasa cukup, dan mendustakan. Mereka tidak hanya akan berada di jalan yang sulit di dunia, tetapi juga akan menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala di akhirat, karena mereka termasuk golongan orang yang paling celaka.

Dengan demikian, ayat ini memberikan gambaran yang jelas dan menakutkan tentang siapa yang akan menjadi penghuni neraka. Ini bukan sekadar ancaman, tetapi sebuah peringatan keras yang memotivasi orang-orang beriman untuk menjauhi sifat-sifat yang dapat membawa mereka menjadi "orang yang paling celaka."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fenomena Telur Berembrio: Eksotisme Kuliner atau Makanan Haram?

Antara Eksotisme Kuliner dan Syariat: Bagaimana Islam Memandang Telur Berembrio? Pernahkah Anda mendengar tentang Balut ? Di Filipina atau b...