Selasa, 26 Agustus 2025

Satu Kesulitan, Dua Kemudahan: Tafsir Surat Asy-Syarh Ayat 6



Tafsir Surat Al-Insyirah Ayat 6

Ayat 6: اِنَّمَعَالْعُسْرِيُسْرًاۗ (Inna ma'al 'usri yusrā)

Artinya: "Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan."

Ayat keenam ini merupakan pengulangan dari ayat kelima, dengan tujuan untuk memberikan penegasan dan penguatan makna. Ibnu Katsir menjelaskan bahwa pengulangan ini bukan sekadar redundansi, melainkan sebuah cara untuk memberikan penekanan yang luar biasa pada janji Allah.

Ibnu Katsir menukil pendapat para ulama tafsir, di antaranya Ibnu Mas'ud dan Ibnu Juraij, yang menyatakan bahwa ayat ini adalah penegasan bahwa satu kesulitan tidak akan pernah bisa mengalahkan dua kemudahan. Penjelasan ini didasarkan pada kaidah bahasa Arab:

  • Kata "al-'usr" (kesulitan) disebutkan dua kali dengan menggunakan kata sandang alif lam (al-), yang menunjukkan bahwa kedua kata "al-'usr" merujuk pada satu hal yang sama, yaitu satu kesulitan.

  • Sementara itu, kata "yusr" (kemudahan) disebutkan dua kali tanpa kata sandang alif lam, yang menunjukkan bahwa ia merujuk pada dua hal yang berbeda, yaitu dua kemudahan.

Dengan demikian, makna ayat ini menjadi: Satu kesulitan, dua kemudahan. Hal ini memberikan keyakinan yang luar biasa bahwa kemudahan yang diberikan oleh Allah jauh lebih besar dari kesulitan yang dihadapi.

Secara keseluruhan, tafsir Ibnu Katsir menekankan bahwa pengulangan ayat ini adalah untuk menguatkan hati Nabi Muhammad ﷺ dan seluruh umatnya, bahwa janji Allah tentang kemudahan adalah janji yang pasti, tak terbantahkan, dan tidak akan pernah diingkari. Ini adalah sumber kekuatan dan harapan yang tak terbatas bagi setiap mukmin yang sedang diuji.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fenomena Telur Berembrio: Eksotisme Kuliner atau Makanan Haram?

Antara Eksotisme Kuliner dan Syariat: Bagaimana Islam Memandang Telur Berembrio? Pernahkah Anda mendengar tentang Balut ? Di Filipina atau b...