Senin, 22 September 2025

Al-Lail Ayat 7: Jalan Kemudahan bagi Hamba yang Bertakwa


Dalam Tafsir Ibnu Katsir, Surat Al-Lail ayat 7 dijelaskan sebagai berikut:

Ayat:

فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَىٰ

(Fa sanuyassiruhū lil-yusrā)

Artinya: "Maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah."


Tafsir Ibnu Katsir

Ayat ini merupakan konsekuensi langsung dari tiga karakteristik yang disebutkan pada ayat sebelumnya (ayat 5 dan 6). Tiga karakteristik tersebut adalah:

  1. Memberikan (harta) di jalan Allah.

  2. Bertakwa.

  3. Membenarkan adanya pahala terbaik (surga).

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ayat 7 ini adalah janji Allah bagi orang-orang yang memiliki sifat-sifat tersebut. Makna "Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah" ( fa sanuyassiruhū lil-yusrā ) adalah:

  • Dimudahkan untuk Beramal Saleh: Allah akan memudahkan orang tersebut untuk melakukan perbuatan baik. Setiap jalan menuju kebaikan, seperti salat, sedekah, puasa, dan amal saleh lainnya, akan terasa ringan dan mudah baginya.

  • Dimudahkan Menuju Surga: Jalan yang mudah juga diartikan sebagai jalan menuju surga. Allah akan membimbingnya, memudahkannya dalam menghadapi sakaratul maut, dan membuatnya mudah melewati jembatan Shirat hingga sampai ke surga-Nya.

Ibnu Katsir menguatkan tafsir ini dengan hadis-hadis Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan bahwa setiap orang dimudahkan untuk melakukan apa yang telah ia ditakdirkan. Bagi orang yang berbuat baik, Allah akan memudahkan jalan baginya untuk terus berbuat kebaikan, yang pada akhirnya akan membawanya ke surga.

Ringkasnya, ayat ini adalah inti dari janji Allah. Siapa pun yang menggabungkan tiga pilar utama (memberi, bertakwa, dan beriman) akan mendapatkan kemudahan dari Allah SWT dalam setiap urusannya, baik di dunia maupun di akhirat. Kemudahan ini bukan hanya dalam hal materi, tetapi terutama dalam urusan agama dan jalan menuju keselamatan abadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fenomena Telur Berembrio: Eksotisme Kuliner atau Makanan Haram?

Antara Eksotisme Kuliner dan Syariat: Bagaimana Islam Memandang Telur Berembrio? Pernahkah Anda mendengar tentang Balut ? Di Filipina atau b...