Tafsir Surah Asy-Syams Ayat 13 (Menurut Ibnu Katsir)
Ayat ke-13 ini merupakan kelanjutan dari kisah kaum Tsamud dan Rasul mereka, Nabi Saleh 'alaihissalām.
Peringatan Nabi Saleh (alaihisallam)
Menurut Imam Ibnu Katsir, frasa فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ (Lalu Rasul Allah berkata kepada mereka) merujuk kepada Nabi Saleh 'alaihissalām, Rasul yang diutus kepada kaum Tsamud.
Adapun frasa نَاقَةَ اللَّهِ وَسُقْيَاهَا (Unta betina Allah dan minumannya) mengandung peringatan keras dari Nabi Saleh kepada kaumnya.
"نَاقَةَ اللَّهِ" (Unta Betina Allah):
Nabi Saleh berkata kepada mereka, "Waspadalah terhadap unta Allah!" atau "Jauhilah unta betina Allah!"
Penyebutan nāqatallāh (Unta Allah) adalah bentuk pemuliaan dan menunjukkan bahwa unta betina tersebut adalah mukjizat besar yang Allah ciptakan sebagai bukti kenabian Saleh dan sebagai ujian bagi mereka.
Unta ini adalah unta istimewa yang dikeluarkan dari batu besar atas permintaan kaum Tsamud sendiri.
"وَسُقْيَاهَا" (Dan Minumannya):
Maksudnya, "Janganlah kalian melanggar hak minum unta itu."
Telah ditetapkan bagi mereka pembagian minum secara bergiliran (tauzi'ul mā') antara unta tersebut dan kaum Tsamud: Unta itu mendapat jatah minum satu hari penuh, dan kaum Tsamud mendapatkan jatah minum untuk ternak mereka di hari berikutnya.
Nabi Saleh memerintahkan mereka untuk tidak melanggar aturan ini, apalagi menyakiti atau membunuh unta mukjizat tersebut.
Kesimpulan Inti Tafsir Ibnu Katsir:
Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Nabi Saleh memperingatkan kaumnya agar berhati-hati dan menjauhkan diri dari perbuatan jahat terhadap unta betina mukjizat itu. Beliau secara tegas melarang mereka mengganggu unta Allah (sebagai tanda keagungan-Nya) dan melanggar gilirannya untuk minum air, karena pelanggaran terhadap hal ini akan mendatangkan azab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar