Sabtu, 17 Januari 2026

Umar Al-Khayyam: Ilmuwan Muslim Jenius di Balik Kalender Paling Akurat Dunia


Umar Al-Khayyam adalah seorang polimatik (ahli dalam berbagai bidang) asal Persia yang hidup pada masa keemasan Islam. Ia dikenal dunia sebagai matematikawan jenius, astronom ulung, sekaligus penyair yang sangat mendalam.


🏷️ Nasab dan Nama Panggilannya

  • Nama Lengkap: Ghiyatsuddin Abulfatah 'Umar bin Ibrahim al-Khayyami an-Nisaburi.

  • Arti Nama "Khayyam": Kata "Khayyam" berasal dari bahasa Arab yang berarti "pembuat tenda". Julukan ini kemungkinan merujuk pada profesi ayahnya atau nenek moyangnya.

  • Gelar dan Nama Panggilan: * Al-Hakim: Berarti "Sang Bijaksana" atau filsuf.

    • Hujjatul Haq: Berarti "Pembela Kebenaran", gelar yang menunjukkan kedalaman ilmu filsafat dan teologinya.

    • Avicenna Muda: Ia sering dianggap sebagai penerus pemikiran Ibnu Sina (Avicenna) dalam bidang sains dan filsafat.


📍 Tempat, Tanggal Lahir, dan Riwayat Hidupnya

Umar Al-Khayyam hidup di era Dinasti Seljuk, sebuah masa di mana ilmu pengetahuan berkembang pesat di wilayah Persia.

  • Lahir: 18 Mei 1048 di Naisabur (Nishapur), Khurasan (sekarang wilayah Iran).

  • Wafat: 4 Desember 1131 (pada usia 83 tahun) di kota yang sama.

  • Pendidikan: Ia mendapatkan pendidikan terbaik di Naisabur, salah satu pusat intelektual dunia saat itu. Ia berguru pada Imam Muwaffaq Naisaburi, seorang pendidik tersohor.

  • Perjalanan Hidup:

    • Ia sempat pindah ke Samarkand untuk menulis risalah matematikanya yang terkenal tentang aljabar.

    • Ia kemudian diundang oleh Sultan Malik-Shah I dari Dinasti Seljuk ke Isfahan untuk memimpin pembangunan observatorium astronomi raksasa.

    • Khayyam hidup sebagai ilmuwan istana dan penasihat sultan sebelum akhirnya kembali ke kota kelahirannya untuk menghabiskan masa tua.


🔬 Penemuan Ilmiah Umar Al-Khayyam

Umar Al-Khayyam memberikan kontribusi revolusioner yang mendahului ilmuwan Barat hingga ratusan tahun.

1. Matematika (Aljabar dan Geometri)

  • Persamaan Kubik: Ia adalah orang pertama yang menemukan solusi geometris untuk persamaan kubik (pangkat tiga) melalui persimpangan kerucut dan lingkaran.

  • Segitiga Khayyam-Pascal: Meskipun di Barat dikenal sebagai "Segitiga Pascal", Umar Al-Khayyam telah mendeskripsikan pola koefisien binomial ini berabad-abad sebelumnya.

  • Aksioma Paralel: Ia melakukan penelitian mendalam terhadap Postulat Kelima Euclid, yang nantinya menjadi dasar bagi pengembangan geometri non-Euclidean.

2. Astronomi (Kalender Jalali)

  • Reformasi Kalender: Atas perintah Sultan Malik-Shah I, ia menciptakan Kalender Jalali (Kalender Solar). Kalender ini jauh lebih akurat daripada Kalender Gregorian yang kita gunakan sekarang.

  • Ketepatan Waktu: Khayyam mengukur panjang satu tahun matahari dengan tingkat kesalahan hanya 1 hari dalam 5.000 tahun. Sebagai perbandingan, kalender Gregorian memiliki kesalahan 1 hari dalam 3.330 tahun.

3. Sastra (Rubaiyat)

Meskipun secara profesi ia adalah ilmuwan, dunia Barat mengenalnya melalui "Rubaiyat", kumpulan puisi empat baris yang penuh dengan perenungan filosofis tentang kehidupan, cinta, dan kematian.


"Jari yang bergerak menulis, dan setelah menulis ia berlalu. Tak seluruh ketaatanmu maupun kecerdasanmu mampu memanggilnya kembali untuk menghapus setengah baris pun." — Umar Al-Khayyam





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fenomena Telur Berembrio: Eksotisme Kuliner atau Makanan Haram?

Antara Eksotisme Kuliner dan Syariat: Bagaimana Islam Memandang Telur Berembrio? Pernahkah Anda mendengar tentang Balut ? Di Filipina atau b...